Rabu, 25 Juli 2012

SEJARAH SINGKAT / A BRIEF HISTORY


SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA PONTIANAK
 
Sekolah Tinggi Theologia Pontianak yang didirikan oleh Gereja Kemah Injil  Indonesia Wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 1 Agustus 1987, yang berkedudukan di Pontianak, Ibu Kota Propinsi Kalimantan Barat.  Berdirinya STT Pontianak sebagai realisasi Keputusan Rapat Kerja Wilayah Kalimantan Barat tanggal 15-19 Januari 1987 di Kelansam Sintang. Pada awal berdiri diberi nama : Sekolah Tinggi Theologia Kemah Injil Pontianak (STTKIP). Namun demi masa depan sekolah sehubungan dengan perkembangan secara kualitas dan kuantitas nama tersebut diganti dengan: Sekolah Tinggi Theologia Pontianak (STTP).
Perkuliahan semester gasal (tahun pertama) Tahun Akademik 1987-1988 yang dimulai tanggal 1 Agustus 1987 bertempat di Pastori Gereja Kemah Injil Indonesia d/a. Jl. Letkol Sugiono No. 15 Pontianak, dengan 7 orang mahasiswa dan 5 orang dosen.  Pada tahun kedua, semester genap Tahun Akademik 1988-1989 pindah ke Jl. Imam Bonjol, Kompleks Waduk No. 37 (nomor lama) dengan memanfaatkan fasilitas Kantor Wilayah Gereja Kemah Injil Indonesia Kalimantan Barat (lantai dua). Kemudian pada tahun 1989-1994, STT Pontianak sudah memiliki gedung sendiri yang beralamat di Jl. Gajah Mada 16 No. 8c.  Namun karena tuntutan perluasan kampus dan perkembangan ke depan, pada tanggal 1 Pebruari 1995 STT Pontianak pindah ke kampus baru yang terletak di Jl. Perintis, Gg. Remaja 2, Kota Baru, Pontianak yang semula merupakan komplek SMP/ SMA Viyatha yang tidak beroperasi lagi. Kurang lebih 7 tahun kegiatan perkuliahan dipusatkan pada fasilitas gedung SMP/ SMA tersebut yang berkapasitas 4 ruangan, antara lain : 2 ruang kuliah, 1 ruang perpustakaan dan 1 ruang dosen/ kantor. Oleh anugerah Tuhan, pada tahun 2004 STT Pontianak telah memiliki fasilitas yang cukup memadai sebuah gedung berlantai tiga yang berukuran 15m x 28m, berkapasitas; 4 ruang kuliah, 1 ruang Kantor Ketua, 2 ruang Kantor/ Dosen, 1 ruang TU, 1 ruang Kantor Senat Mahasiswa, 1 ruang Perpustakaan, 1 ruang chapel/ aula, 1 ruang komputer, dan 1 ruang doa.
Pada tahun 1999 lewat akreditasi tanggal 3 Mei 1999 oleh Departemen Agama RI, STT Pontianak berstatus “TERDAFTAR” di Departemen Agama dengan SK Menteri Agama Nomor: 365 tahun 1999 tanggal 23 Juli 1999. Setelah empat tahun kemudian yaitu tanggal 21 Oktober 2003 diakreditasi ulang oleh Departemen Agama RI lewat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen.  Melalui akreditasi tersebut Jurusan Teologi/ Kependetaan memperoleh status “DIAKUI” dengan SK Nomor : DJ.III/Kep/HK.00.5/143/4489/2003, tanggal 24 Oktober 2003. Sementara jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) setelah lima tahun kemudian diakreditasi ulang mendapat status “DIAKUI” dengan SK Nomor : DJ.III/Kep/HK.00.5/129/2008, tanggal 22 April 2008.  Sejak diakreditasi tahun 1999 telah lima kali mengadakan ujian negara dengan 195 orang peserta. Ujian Negara yang keenam akan diadakan pada tanggal 29 – 31 Juli 2008 yang akan datang.
Setelah kurang lebih 19 tahun berdiri, tidak disangkal bahwa dalam beberapa tahun terakhir STT Pontianak mengalami perkembangan yang cukup pesat. Secara khusus pada tahun akademik 2006-2007 mahasiswa mencapai 403 orang (dalam dan luar kampus). Para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai suku, daerah dan denominasi gereja, antara lain ; GKII (mayoritas), GKTI, GPIB, HKBP, KGBI, GKE, GAPIN, GKPKB, GPPIK, GIA, GGRI, GPIBI, GKNI, GPDi, GBI, GPSK, GSJA, dll. Dosen yang mengajar berjumlah 23 orang; purnawaktu 10 orang dan 13 orang paruh waktu, juga berasal dari berbagai latar belakang denominasi gereja. Sangat diharapkan dengan adanya fasilitas gedung yang cukup memadai, program sekolah yang terus ditingkatkan serta sarana penunjang lainnya seperti dibukanya matakuliah komputer, program digital dan laboratorium komputer yang ditunjang oleh 25 unit komputer dengan dosen/ tenaga ahli, STT Pontianak akan lebih berkembang lagi dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas bagi gereja, bangsa dan negara yang olehnya pula nama Tuhan akan terus dimuliakan.


A BRIEF HISTORY OF PONTIANAK THEOLOGICAL SEMINARY

Pontianak Theological Seminary, founded by the Church of the Gospel Tabernacle of West Kalimantan, Indonesia Region on August 1, 1987, based in Pontianak, West Kalimantan Provincial Capital. Establishment as a realization of STT Pontianak Regional Working Meeting of West Kalimantan on January 15 to 19, 1987 in Kelansam Sintang. At the beginning stands are named: the College of Theology Gospel Tabernacle Pontianak (STTKIP). But for the future of the College in connection with the development in quality and quantity of the name was changed to: Pontianak Theological Seminary (STTP).Lectures odd semesters (first year), Academic Year 1987-1988, which began on August 1, 1987 held at the Pastori of Gospel Tabernacle Church Indonesia c/o. Jl. Letkol. Sugiono, No. 15 Pontianak, with 7 students and 5 lecturers. In the second year, second semester, Academic Year 1988-1989 moved to Jl. Imam Bonjol, Komplek Waduk No. 37 (old number) by utilizing the facilities the Regional Office of the Gospel Tabernacle Church of West Kalimantan, Indonesia (second floor). Later in the year 1989-1994, STT Pontianak has its own building located at Jl. Gajah Mada No. 16. 8c. However, due to the expansion of the campus and the demands of future developments, on February 1, 1995 STT Pontianak moved to a new campus located on Jl. Perintis, Gg. Remaja 2, Kota Baru, Pontianak, the original is a complex SMP / SMA Viyatha are no longer in operation. Approximately 7 years lecturing activities centered on building facilities junior / high school with a capacity of 4 rooms, among others: 2 lecture halls, a library and a faculty room / office. By the grace of God, in 2004 STT Pontianak has adequate facilities of a three-story building measuring 15m x 28m, capacity, 4 classrooms, 1 Office of the Chairman of the room, 2 room office / Lecturer, 1 administration room , 1 room Office of the Senate students, a library room, one room chapel / auditorium, a computer room, and a prayer room.Accreditation in 1999 through the date of May 3, 1999 by the Ministry of Religious Affairs, STT Pontianak status "LISTED" in the Department of Religion with Ministerial Decree No. 365 of 1999 dated July 23, 1999. After four years later on October 21, 2003 re-accredited by the Ministry of Religious Affairs through the Directorate General Guidance Christian Community. Accreditation through the Department of Theology / Clergy gained the status of "APPROVED" by the Decree No. DJ.III/Kep/HK.00.5/143/4489/2003, dated October 24, 2003. While majoring in Christian Education (PAK) after five years and then get re-accredited status of "APPROVED" by the Decree No. DJ.III/Kep/HK.00.5/129/2008, dated 22 April 2008. Accredited since 1999 has held five times the state exam with 195 participants. State sixth exam will be held on December 29 to 31 July 2008 that will come.After about 19 years standing, not denying that in recent years Pontianak Theological Seminary has developed quite rapidly. In particular in the academic year 2006-2007 students reached 403 people (inside and outside the campus). The students were from different tribes, regions and denomination churches, among others; GKII (the majority), GKTI, GPIB, HKBP, KGBI, GKE, GAPIN, GKPKB, GPPIK, GIA, GGRI, GPIBI, GKNI, GpdI, GBI, GPSK , GSJA, etc. Lecturers who teach numbered 23 persons; 10 people full-time and 13 part-time, also come from different backgrounds denominations. It is desirable in the presence of adequate building facilities, school programs are continuously improved as well as other supporting facilities such as the opening of the course computer, digital programs and computer labs are supported by 25 computer units with lecturers / experts, Pontianak Theological Seminary will grow even more in creating a Resource Human Resources (SDM) who qualified for the church, nation and state by whom also the name of the Lord will continue to be glorified.

1 komentar:

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PONTIANAK mengatakan...

Terima atas informasinya!